Senin, 21 Mei 2012

TIGA TROFI DEMI KUNINGAN YANG SELALU DIHATI

TIGA TROFI DEMI KUNINGAN YANG SELALU DIHATI

Dengan membawa misi KUDESONIALISME, Serombongan Mahasiswa Pendidikan B.Inggris Universitas Kuningan pada hari selasa,08/05/12 berangkat  menuju Kota Udang untuk mengikuti Debate Competition dan Speech Contest se- wilayah 3 Cirebon di IAIN Syech Nurjati. Rombongan itu terdiri dari 4 orang peserta debat yang diwakili oleh 2 tim, yaitu tim Uniku 1 (Arif firmansych 3c yang di tandemkan dengan Jaruki Andriansyach Maulana 2c) dan tim Uniku 2(Ageng Sutrisno 2g yang berduet manis dengan Anisa Puspadewi 2c), 1 orang peserta lomba pidato yang diwakili oleh wanita cantik dari Puri Asri yaitu Ambar Pramudita Samfuji 3b, 1 orang pembimbing yang begitu anggun yaitu Wulan Rahmatunnisa dan para Sasatak yang selalu setia menemani the horse bertempur di medan perang.

KUDESONIALISME itu sendiri ialah sebuah kata plesetan yang berasal dari kata KUDESO(Kuningan Debate Society) sebuah Club Debate yang didirikan oleh Mr Lala Bumela M,Pd di Universitas Kuningan yang ditambahkan kata NIALISME agar terdengar seperti sebuah Faham, maksud dari KUDESONIALISME itu  ialah sebuah harapan dari para peserta agar  kejuaraan  Debat dan  Pidato bisa diraih oleh UNIKU semua, dan akhirnya harapan itu dapat terwujud semua karena Para pejuang dari Lembah Gunung Ciremai telah mampu mendapatkan predikat Juara Umum di kompetisi itu. Tim debat Universitas Kuningan Berhasil menyabet posisi pertama dan kedua di kompetisi itu serta posisi kedua untuk speech contest.

Sungguh membanggakan bukan?
Sebenarnya hasil seperti ini memang sangat pantas mereka dapatkan, sebab tanpa merasa bosan dan letih mereka berlatih rutin tiap minggu, waktu dimana yang lain menghabiskanya untuk istirahat atau bermain namun mereka gunakan untuk menyantap materi debat secara lahap, serta tak jarang mereka menghabiskan waktu hingga larut malam di depan layar komputer demi mempersiapkan materi agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Layaknya sebuah tim Sepak Bola. Para pelatih  sempat bingung dalam memasangkan para pemain sebelum kompetisi ini, sebab mereka punya karakter masing-masing yang khas. Namun akhirnya dengan karakter yang mereka miliki para pelatih yaitu Mr Lala & Miss Wulan berhasil meramu kedua tim menjadi seimbang dan sungguh Awesome. Dalam Tim Debat. Jaruki, layaknya seorang striker dengan tehnik elaborasi tinggi di tandemkan dengan si gelandang jenius Arif.  Sedangkan Ageng, striker yang penuh kharismatik  di duetkan dengan anisa gelandang kreatif yang pandai mengolah kata, dan tentu saja untuk speech contest para pelatih sudah menyiapkanya untuk seorang wanita sejuta pesona, Ambar Pramudita Samfuji. Hasil memuaskan langsung mereka dapatkan, terbukti dari babak penyisihan hingga final tim debat uniku belum pernah terkalahkan oleh tim debat sekolah tinggi yang lain, dan satu kandidat speech contest dari UNIKU berada di puncak klasemen saat babak penyisihan.

Saat kompetisis Debat Ada empat tim terbaik berada di babak final mereka adalah STAI Husnul Khotimah dan Uniku 1 di posisi Pemerintah sedangkan IAIN Syech Nurjati Cirebon dan Uniku 2 berada di kubu Oposisi. Namun Warna kuning sungguh dominan terlihat di medan pertempuran itu, karena kedua tim dari uniku duduk berhadapan disana. Saat dimulainya kick off debat, Jual Beli serangan pun langsung terjadi dan tak terelakkan. Namun yang membuat penonton terkesima ialah pertempuran yang terjadi antara Uniku 1 dan Uniku 2, meskipun sama-sama dari 1 almamater mereka bersaing secara sehat dan mencoba mempertahankan pendapatnya masing-masing. Hujan interupsi terus mewarnai pertandingan sejak debat panas ini memasuki menit pertama. Begitu mendapatkan kesempatan emas untuk mengajukan Point of Information, kubu UNIKU 1 maupun UNIKU 2 memanfaatkannya dengan menyerang secara terus-menerus. Akhirnya setelah menjalani pertarungan skitar 60 menit Uniku 2 harus mengakui kaka seniornya Uniku 1 yang berhasil menyabet juara pertama, namun Uniku 2 juga tidak kalah hebat karna telah menjadi runner up dan hanya beda selisih poin tipis dari Uniku 1, untuk posisi ke tiga diisi oleh IAIN dan STAI Husnul Kotimah di posisi ke 4.

Dalam lomba Debat tidak hanya pengetahuan umum saja yang harus dikuasai dalam mengikuti pertandingan panas ini, mental, pemikiran kritis dan speaking skill juga menjadi salah satu modal utama untuk dapat bertahan dan menyelesaikan pertandingan dengan sempurna. Begitulah suasana dalam forum debat yang dialami oleh para pesaing dari kubu Uniku, IAN dan juga Husnul Khotimah. Meskipun kita para pejuang telah berhasil menjadi juara. Tetapi kami menyadari bahwa pencapaian yang kami dapatkan ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan dari teman-teman Kudeso dan dosen-dosen pembimbing kami yakni Mr. Lala, Miss Wulan, Miss Nida yang telah merelakan hari-hari liburnya untuk berlatih bersama kami serta para dosen yang telah memberikan kontribusi langsung kepada kami yaitu Mrs. Ii Wasita, Mr. Dadang Solihat dan Mr. Agi.  Dengan jumlah skuad yang masih sedikit, kami berharap bahwa akan ada teman-teman atau bahkan dosen lain yang berminat untuk berlatih bersama kami demi kemajuan kita bersama. Amieen .. .. ..

Salam Kudeso exelentia

Created by : Mas Akeuh Feat Ann Blossom

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar